Akuntansi merupakan bidang yang sangat vital dalam perusahaan, ya mau bagaimana lagi, akuntansi sangat dibutuhkan, karena tugasnya mencatat transaksi keuangan perusahaan. Coba kalau tidak ada akuntansi pastilah berantakan pencatatan transaksinya. Karena akuntansi mempunyai standar yang sudah baku, karena itu dimana-mana akuntansi pasti sama. Walaupun di setiap Negara ada sedikit perbedaan untuk stadarisasi nya, tetapi sebagian besar mempunyai kesamaan.
Didalam sebuah perusahaan pasti akan teman-teman akan menemukan bagian keuangan, produksi, pemasaran, kepegawaian dan direksi, dan sebenarnya semua itu tidak memerlukan seorang yang ahli dalam bidan akuntansi, kenapa demikian? Karena tugas akuntansi hanyalah mencatat dan melaporkan. sudah itu saja. Tetapi bukan lah mencatat yang sembarangan, atau seadanya saja, Lalu kenapa akuntansi vital? kenapa sangat dibutuhkan? kerena bisa dikatakan akuntansi adalah sebuah ilmu yang menurut saya semua orang bisa memperlajarinya, itu kalau mau mempelajari nya. Tidak terlalu susah kok belajar akuntansi kalau mau belajar. Karena tugas akuntansi hanya mencatat dan melaporkan. Kebanyakan orang takut belajar akuntansi karena susah, ribet dan lain sebagai nya. Ya itu karena teman-teman belum mencobanya saja, kalau sudah mencobanya tidak sesusah yang dibayangkan.
Kembali lagi dengan pertanyaan kenapa akuntansi sangat vital untuk sebuah perusahaan, karena akuntansi sudah distandarisasi. Sudah itu saja kok kelebihan akuntansi, ga ada istimewanya. Akuntansi sudah memiliki standarisasi yang diakui secara luas, dan dipercaya keefektifannya. Jadi sudah mengerti ya kenapa akuntansi vital. Jadi kalau mencatat tidak dengan standar akuntansi apakah bisa???? Tentu saja bisa. Misal anda punya perusahaan, dan menganggap akuntansi pencatatan nya terlalu ribet, kurang efektif dan memutuskan untuk tidak menggunakan perinsip akuntansi untuk pencatatan keuangan, tidak akan yang melarang kok, jadi tenang saja. Selama perusahaan anda belum Go Public maka semua model pecatatan keuangan tidak akan ada yang protes, lha wong perusahaannya sendiri.
Sebenarnya dalam sebuah perusahaan dari jabatan paling rendah sampai jabatan paling tinggi mereka semua berhubungan dengan akuntansi, yang menjadi pembeda ialah, semakin tinggi jabatan harus lebih banyak mengerti istilah dan konsep-konsep yang ada di akuntansi. Ini seperti kewajiban, karena apa? Ya kembali seperti tadi, kerena akuntansi sudah diakui dan digunakan secara luas, jadi harus mengerti, kan repot juga kalau seorang manager perusahan tidak mengerti apa itu modal, apa itu hutang, apa itu asset. Bisa berantakan dah. Kerena semakin tinggi jabatan makan tanggung jawabnya semakin besar terhadap harta yang sudah dipercayakan kepadanya untuk dikelola.
Jadi semua bidang yang ada di perusahaan pasti ada hubungan nya dengan akuntansi ya teman-teman. Coba teman-teman bayangkan, Pembelian barang saja divisi dalam perusahaan yang terlibat sangat banyak, Contohnya begini, Pembelian bahan baku, Divisi pertama yang melaporkan memerluakan bahan baku adalah bagian produksi, setelah menerima laporan bagian Purchasing bergerak, tugasnya mencari vendor yang mencari harga yang paling murah, setelah itu membuat Purcahse Order untuk ditandatangani oleh manager pabrik, membuat kontrak kerja dengan vendor tersebut. Setelah terjadi kesepakatan Vendor mengirim bahan baku tersebut dan bagian gudang melakukan penerimaan dan menyimpan nya, setelah itu bagian quality control melakukan pemeriksaan apakah barang nya sesusai dengan standar perusahaan, baru setelah semua cocok dilakukan pencatatan untuk penerimaan barang. Lihat kan betapa ribet nya semua itu, itu hanya untuk pembelian bahan baku doang lho, bagaiamana dengan transaksi yang lain????
Selama kegiatan persusahaan itu menggunakan modal perusahaan pasti akan berhubungan dengan akuntansi, sekarang apakah ada kegiatan perusahaan yang tidak menggunakan modal perusahaan?? saya rasa kok ga ada ya, kerena semua kegiatan perusahaan pasti akan menggunakan modal perusahaan. Jadi apakah ada kegiatan perusahaan yang tidak dicatat oleh akuntansi? saya bisa jawab tidak ada hahahahaha. Akuntansi kegiatan pokok nya sih memang ada dua doang, tetapi mencatat nya seluruh kegiatan perusahaan, secara kontinyu atau berkelanjutan dan membuat laporan, Sudah kebayang yang sekarang kegiatan akuntansi itu apa, Pokok nya kalau ada duit yang keluar dan masuk harus di catat, Walapun cuma 1 rupiah.
Kerena itulah akuntansi menjadi bidang ilmu tersendiri yang di pelajari secara khusus, karena harus mengurusi hal hal yang terkecil dalam perusahaan selama berhubungan dengan uang. Jadi tugas akuntansi harus bisa merangkum semua keluar masuk uang perusahaan dengan cepat dan tepat, Semoga bisa menjadi bayang buat teman-teman untuk bisa mengerti akuntansi, kerana ini harus dipahami terlebih dahulu sebelum masih ke hal hal yang lebih mendetail. Setelah ini akan saya coba jelaskan penggolongan untuk akuntan dan apa saja yang dikerjakan.
Didalam sebuah perusahaan pasti akan teman-teman akan menemukan bagian keuangan, produksi, pemasaran, kepegawaian dan direksi, dan sebenarnya semua itu tidak memerlukan seorang yang ahli dalam bidan akuntansi, kenapa demikian? Karena tugas akuntansi hanyalah mencatat dan melaporkan. sudah itu saja. Tetapi bukan lah mencatat yang sembarangan, atau seadanya saja, Lalu kenapa akuntansi vital? kenapa sangat dibutuhkan? kerena bisa dikatakan akuntansi adalah sebuah ilmu yang menurut saya semua orang bisa memperlajarinya, itu kalau mau mempelajari nya. Tidak terlalu susah kok belajar akuntansi kalau mau belajar. Karena tugas akuntansi hanya mencatat dan melaporkan. Kebanyakan orang takut belajar akuntansi karena susah, ribet dan lain sebagai nya. Ya itu karena teman-teman belum mencobanya saja, kalau sudah mencobanya tidak sesusah yang dibayangkan.
Kembali lagi dengan pertanyaan kenapa akuntansi sangat vital untuk sebuah perusahaan, karena akuntansi sudah distandarisasi. Sudah itu saja kok kelebihan akuntansi, ga ada istimewanya. Akuntansi sudah memiliki standarisasi yang diakui secara luas, dan dipercaya keefektifannya. Jadi sudah mengerti ya kenapa akuntansi vital. Jadi kalau mencatat tidak dengan standar akuntansi apakah bisa???? Tentu saja bisa. Misal anda punya perusahaan, dan menganggap akuntansi pencatatan nya terlalu ribet, kurang efektif dan memutuskan untuk tidak menggunakan perinsip akuntansi untuk pencatatan keuangan, tidak akan yang melarang kok, jadi tenang saja. Selama perusahaan anda belum Go Public maka semua model pecatatan keuangan tidak akan ada yang protes, lha wong perusahaannya sendiri.
Sebenarnya dalam sebuah perusahaan dari jabatan paling rendah sampai jabatan paling tinggi mereka semua berhubungan dengan akuntansi, yang menjadi pembeda ialah, semakin tinggi jabatan harus lebih banyak mengerti istilah dan konsep-konsep yang ada di akuntansi. Ini seperti kewajiban, karena apa? Ya kembali seperti tadi, kerena akuntansi sudah diakui dan digunakan secara luas, jadi harus mengerti, kan repot juga kalau seorang manager perusahan tidak mengerti apa itu modal, apa itu hutang, apa itu asset. Bisa berantakan dah. Kerena semakin tinggi jabatan makan tanggung jawabnya semakin besar terhadap harta yang sudah dipercayakan kepadanya untuk dikelola.
Jadi semua bidang yang ada di perusahaan pasti ada hubungan nya dengan akuntansi ya teman-teman. Coba teman-teman bayangkan, Pembelian barang saja divisi dalam perusahaan yang terlibat sangat banyak, Contohnya begini, Pembelian bahan baku, Divisi pertama yang melaporkan memerluakan bahan baku adalah bagian produksi, setelah menerima laporan bagian Purchasing bergerak, tugasnya mencari vendor yang mencari harga yang paling murah, setelah itu membuat Purcahse Order untuk ditandatangani oleh manager pabrik, membuat kontrak kerja dengan vendor tersebut. Setelah terjadi kesepakatan Vendor mengirim bahan baku tersebut dan bagian gudang melakukan penerimaan dan menyimpan nya, setelah itu bagian quality control melakukan pemeriksaan apakah barang nya sesusai dengan standar perusahaan, baru setelah semua cocok dilakukan pencatatan untuk penerimaan barang. Lihat kan betapa ribet nya semua itu, itu hanya untuk pembelian bahan baku doang lho, bagaiamana dengan transaksi yang lain????
Selama kegiatan persusahaan itu menggunakan modal perusahaan pasti akan berhubungan dengan akuntansi, sekarang apakah ada kegiatan perusahaan yang tidak menggunakan modal perusahaan?? saya rasa kok ga ada ya, kerena semua kegiatan perusahaan pasti akan menggunakan modal perusahaan. Jadi apakah ada kegiatan perusahaan yang tidak dicatat oleh akuntansi? saya bisa jawab tidak ada hahahahaha. Akuntansi kegiatan pokok nya sih memang ada dua doang, tetapi mencatat nya seluruh kegiatan perusahaan, secara kontinyu atau berkelanjutan dan membuat laporan, Sudah kebayang yang sekarang kegiatan akuntansi itu apa, Pokok nya kalau ada duit yang keluar dan masuk harus di catat, Walapun cuma 1 rupiah.
Kerena itulah akuntansi menjadi bidang ilmu tersendiri yang di pelajari secara khusus, karena harus mengurusi hal hal yang terkecil dalam perusahaan selama berhubungan dengan uang. Jadi tugas akuntansi harus bisa merangkum semua keluar masuk uang perusahaan dengan cepat dan tepat, Semoga bisa menjadi bayang buat teman-teman untuk bisa mengerti akuntansi, kerana ini harus dipahami terlebih dahulu sebelum masih ke hal hal yang lebih mendetail. Setelah ini akan saya coba jelaskan penggolongan untuk akuntan dan apa saja yang dikerjakan.
Komentar
Posting Komentar